Penjualan Produk Per Merk
Penjualan per produk dikelompokkan menurut merk, dengan HPP dan laba. Untuk negosiasi dengan prinsipal dan memutuskan merk mana yang layak dipertahankan.
Pertanyaan yang Dijawab
- Merk mana yang paling menguntungkan, bukan sekadar paling laku?
- Berapa omzet merk X untuk klaim insentif prinsipal?
- Produk apa dalam satu merk yang tidak bergerak?
Filter
| Filter | Artinya |
|---|---|
| Tanggal Transaksi | Rentang tanggal penjualan. Kosong berarti seluruh riwayat - untuk data bertahun-tahun laporannya jadi lambat, jadi isi selalu. |
| Divisi | Terisi otomatis dari divisi bawaan peran pengguna. Peran yang dikunci ke satu divisi tidak bisa menggantinya. |
| Departemen | Membatasi ke satu departemen (gudang/outlet) di dalam divisi; terisi dari bawaan peran bila ada. |
| Merk | Satu merk dari master Merk Produk. |
Cara Membaca Hasil
Hasil bertingkat: Merk > baris produk.
| Kolom | Artinya |
|---|---|
| Jumlah, Satuan, Gross, Diskon, Bersih | Seperti laporan penjualan lain: Bersih = Gross - Diskon baris. |
| Harga Pokok Penjualan | Jumlah x HPP saat barang terjual. |
| Laba, Profit Margin | Laba = Gross - Diskon - pajak dalam harga - HPP; Margin = Laba / (Gross - pajak dalam harga) x 100%. Hanya untuk peran yang boleh melihat harga beli. |
| Pajak, Pajak Tambahan, Subtotal | Subtotal = Bersih + pajak. |
Kenapa Angka Bisa Berbeda
- Menghitung faktur Penjualan dan nota kasir POS pada periode itu, termasuk yang masih menunggu persetujuan bila alur persetujuan aktif - berbeda dari laporan "Per Divisi" yang hanya menghitung dokumen yang disetujui.
- Produk tanpa merk di master tidak masuk merk mana pun dan tidak tampil.
- Retur tidak dikurangkan. Untuk penjualan bersih, kurangi dengan laporan Retur Penjualan berkelompok yang sama.
- Kuantitas tidak dikonversi antar satuan: produk yang dijual dalam dus dan pcs tampil sebagai baris terpisah dengan jumlah masing-masing.
Lokasi Menu
- Penjualan & POS / Laporan Penjualan / Penjualan Produk Per Merk
/report/salesperproductbrand