Cetak Barcode Produk

Mencetak lembar barcode produk untuk ditempel di barang atau rak. Barcode-nya adalah kode produk, jadi kasir dan gudang bisa memindainya di POS, penjualan, pembelian, dan stok opname. Tersedia empat varian: printer biasa, printer Zebra (ZPL), dan keduanya "dari Pembelian".

Pertanyaan yang Dijawab

Filter

Filter Artinya
Grup Produk, Kode Produk/Barcode Produk yang dicetak: satu grup, satu produk, atau semua produk aktif bila kosong.
Isi Satuan Satuan yang dicetak; bawaan 1 = satuan dasar. Produk bersatuan ganda menghasilkan satu label per satuan yang lolos filter.
Jumlah Barcode Per Produk Berapa lembar label untuk tiap produk/satuan.
Faktur Pembelian (varian dari Pembelian) Mencetak produk pada faktur itu sebanyak jumlah yang dibeli - untuk menempeli barang yang baru datang.
Jumlah kolom Banyaknya label per baris di kertas.
Lebar Kolom (mm), Tinggi Baris (mm), Jarak Tepi (mm) Ukuran tiap label dan jarak isi dari tepinya - samakan dengan kertas label yang dipakai.
Cetak Bingkai Menggambar garis tepi tiap label; berguna untuk mencoba posisi pada kertas polos.
Skala Memperbesar/memperkecil gambar barcode di dalam label.
Tipe Barcode Wajib. Bawaan Code 128; pilih tipe yang bisa dibaca pemindai Anda.
Tampilkan Nama Produk, Tampilkan Harga Produk Ikut mencetak nama dan harga jual level 1 satuan itu di bawah barcode.
DPI Printer, Lebar/Tinggi Label, Margin, Tinggi/Lebar Font, Lebar Batang, Rasio Garis (varian Zebra) Parameter ZPL - samakan dengan DPI dan ukuran label printer Zebra Anda.

Cara Membaca Hasil

Kenapa Hasil Bisa Berbeda

Lokasi Menu