Ikhtisar Kinerja Usaha
Satu halaman yang menjawab "bagaimana keadaan usaha saya hari ini" tanpa membuka laporan lain: penjualan, retur, laba, piutang, pembelian, hutang, dan persediaan, lengkap dengan perbandingan ke periode sebelumnya. Laporan ini adalah tab pertama yang terbuka di Dashboard.
Pertanyaan yang Dijawab
- Penjualan saya naik atau turun dibanding periode lalu, dan berapa persen?
- Setelah diskon, retur, dan harga pokok, berapa sebenarnya laba saya?
- Cabang, merek, produk, pelanggan, dan salesman mana yang menyumbang paling besar?
- Berapa uang saya yang masih ada di tangan pelanggan, dan berapa yang sudah lewat jatuh tempo?
- Berapa yang saya belanjakan, ke pemasok mana, dan berapa hutang yang masih berjalan?
- Barang apa yang laku tapi stoknya menipis, dan modal saya mengendap di barang apa?
Cara Memakainya
- Buka Dashboard. Ikhtisar Kinerja Usaha sudah terbuka sebagai tab pertama.
- Isi Periode. Bawaannya hari ini; ubah ke rentang yang Anda mau — misalnya awal bulan sampai hari ini.
- Isi Divisi bila usaha Anda punya lebih dari satu cabang dan Anda ingin melihat satu cabang saja. Biarkan kosong untuk melihat semuanya.
- Jalankan laporan. Pilihan filter Anda diingat, jadi kunjungan berikutnya langsung memakai rentang yang sama.
Membaca Kolom Perbandingan
Kolom Periode Lalu tidak berarti "bulan lalu". Laporan menghitungnya sendiri: rentang sepanjang periode yang Anda pilih, tepat sebelum periode itu.
- Memilih 1–28 Februari berarti pembandingnya 4–31 Januari, bukan seluruh Januari.
- Memilih tujuh hari terakhir berarti pembandingnya tujuh hari sebelumnya.
- Kolom Perubahan berwarna hijau bila arahnya menguntungkan. Untuk retur, diskon, dan harga pokok, arah yang menguntungkan adalah turun, jadi angka yang mengecil justru hijau.
Bagaimana Angka Ringkasannya Dihitung
| Baris | Artinya |
|---|---|
| Penjualan Bruto | Nilai barang sebelum potongan apa pun, sudah dikurangi barang yang diretur. |
| Diskon | Seluruh potongan, baik per baris barang maupun potongan di tingkat nota. |
| Retur Penjualan | Nilai nota retur pada periode itu. Sudah dikurangkan dari angka bersih, ditampilkan terpisah agar besarannya terlihat. |
| Pajak | Selisih antara nilai nota dan nilai bersih sebelum pajak. |
| Penjualan Bersih | Bruto dikurangi diskon. Inilah angka yang dipakai sebagai dasar laba. |
| Harga Pokok Penjualan | Modal barang yang benar-benar terjual, diambil dari harga pokok yang tercatat pada tiap nota — bukan taksiran. |
| Laba Kotor | Penjualan Bersih dikurangi Harga Pokok Penjualan. Belum dikurangi biaya operasional. |
| Margin | Laba Kotor dibagi Penjualan Bersih. Perubahannya ditulis dalam pp (poin persen), bukan persen dari persen. |
| Rata-rata per Nota | Nilai nota bersih dibagi jumlah nota. Naik berarti pembeli belanja lebih banyak sekali datang. |
Yang Ikut Dihitung dan Yang Tidak
- Penjualan kasir (POS) ikut dihitung. Ini berbeda dari laporan Rangkuman Penjualan yang hanya memuat faktur. Kalau kedua laporan berbeda angkanya, hampir pasti inilah sebabnya.
- Hanya dokumen yang sudah disetujui. Nota yang masih menunggu persetujuan belum berdampak apa pun dan belum masuk laporan ini.
- Retur dihitung sebagai pengurang. Nota retur mengurangi penjualan, kuantitas, dan harga pokok sekaligus.
- Transaksi mata uang asing dikonversi ke mata uang utama memakai kurs yang tercatat pada notanya.
Seksi yang Mungkin Tidak Anda Lihat
Laba, harga pokok, margin, seluruh seksi Pembelian, dan nilai rupiah persediaan hanya muncul untuk peran yang boleh melihat riwayat harga beli.
- Peran tanpa hak itu tetap melihat penjualan, retur, peringkat, piutang, dan kuantitas stok — hanya angka modalnya yang disembunyikan.
- Pengaturannya ada di form Peran Pengguna, pada pilihan riwayat harga beli. Tidak ada saklar terpisah untuk laporan ini.
- Karena Dashboard sendiri sudah dibatasi hak akses menu, cara paling sederhana menyembunyikan laporan ini seluruhnya adalah dengan tidak memberi peran itu akses ke Dashboard.
Umur Piutang dan Hutang
Umur dihitung dari tanggal dokumen sampai akhir periode yang Anda pilih, lalu dikelompokkan menjadi sampai 30 hari, 31–60, 61–90, dan di atas 90 hari.
- Baris paling besar ditampilkan lebih dulu; sisanya diringkas menjadi satu baris Lainnya agar totalnya tetap utuh.
- Porsi di atas 60 hari ditampilkan di bawah tabel — inilah angka yang paling cepat memberi tahu bahwa penagihan mulai tertinggal.
Seksi Persediaan
- Nilai Persediaan memakai harga modal yang berlaku di divisi bersangkutan. Bila satu produk punya harga berbeda per divisi, yang dipakai adalah yang paling spesifik untuk divisi itu.
- Stok Perlu Perhatian memuat barang yang minus atau sudah menyentuh stok minimum, diurutkan dari yang paling laku — supaya yang mengancam penjualan muncul lebih dulu, bukan barang mati yang kebetulan juga di bawah minimum.
- Modal Mengendap memuat barang yang masih ada stoknya tetapi sama sekali tidak terjual sepanjang periode, diurutkan dari nilai terbesar.
Masalah Umum
- Angkanya berbeda dengan Rangkuman Penjualan: laporan itu tidak memuat penjualan kasir, sedangkan laporan ini memuatnya.
- Kolom periode lalu kosong: memang belum ada transaksi pada rentang sepanjang itu sebelum periode yang dipilih.
- Muncul baris Selisih Data Nota: ada nota yang nilai bersihnya tidak sama dengan bruto dikurangi diskon. Laporan menampilkannya terpisah agar ringkasannya tetap menjumlah; periksa nota-nota pada periode itu.
- Laporannya terasa lambat: rentang tanggal yang sangat panjang membuat seluruh kartu stok ikut dibaca. Persempit periodenya.
- Seksi Pembelian bertuliskan terkunci: peran Anda tidak berhak melihat riwayat harga beli.
Lokasi Menu
- Dashboard / Ikhtisar Kinerja Usaha
/dashboard