Konsep Alur Persetujuan

Halaman ini menjelaskan apa yang berubah pada transaksi Anda begitu persetujuan dinyalakan, siapa yang menyetujui apa, dan hal-hal yang sering mengejutkan di minggu pertama. Baca ini lebih dulu sebelum menyalakan setelannya.

Masalah yang Dipecahkan

Tanpa persetujuan, siapa pun yang bisa membuka form penjualan bisa menerbitkan faktur yang langsung memotong stok dan menambah piutang. Tidak ada jeda antara "diketik" dan "berlaku".

Yang Berubah Setelah Dinyalakan

Dokumen yang menunggu persetujuan tidak berdampak apa pun. Ia tersimpan, bernomor, dan bisa dibuka kembali — tapi selama belum disetujui:

Inilah jawaban atas pertanyaan yang paling sering muncul di minggu pertama: "faktur saya sudah tersimpan, kenapa tidak ada di laporan?" Karena ia memang belum berlaku. Setelah disetujui, seluruh dampaknya muncul sekaligus.

Tiga Status Sebuah Dokumen

Status Artinya Siapa yang bertindak berikutnya
Menunggu Persetujuan Sudah tersimpan, belum berdampak. Penyetuju — dokumen muncul di Kotak Persetujuan miliknya.
Disetujui Berlaku penuh. Stok, jurnal, dan saldo sudah terbentuk. Tidak ada. Dokumen terkunci dari perubahan oleh yang tidak berwenang menyetujui.
Ditolak Tidak berlaku, tapi tidak dihapus. Alasan penolakan tersimpan. Pembuatnya — perbaiki lalu simpan (otomatis kembali menunggu), atau hapus.

Siapa Menyetujui Apa

Dua setelan yang terpisah, dan keduanya harus diisi supaya alurnya jalan:

Setelan Letak Menjawab
Form yang Memerlukan Persetujuan Perusahaan → tab Lainnya Jenis dokumen apa yang tidak boleh langsung berlaku. Berlaku untuk seluruh perusahaan.
Form yang Boleh Disetujui Peran (Roles) Peran mana yang boleh menyetujui jenis dokumen itu.
Keduanya sengaja dipisah. "Apakah faktur butuh persetujuan" adalah sifat prosedur perusahaan dan tidak berubah hanya karena yang mengetik kebetulan orang lain; "siapa yang boleh menyetujui" barulah urusan peran.

Hal yang Sering Mengejutkan

Empat hal ini bukan kerusakan — semuanya konsekuensi yang disengaja. Bicarakan dengan tim sebelum menyalakan.

Urutan Menyiapkan

  1. Sepakati dulu jenis dokumen apa yang perlu ditahan. Menyalakan semuanya sekaligus di hari pertama biasanya berakhir dengan penyetuju yang kewalahan dan operasional yang tersendat.
  2. Buka Perusahaan → Lainnya, isi Form yang Memerlukan Persetujuan dengan jenis dokumen yang disepakati.
  3. Buka Peran, isi Form yang Boleh Disetujui untuk peran penyetuju. Kosongkan untuk peran pelaksana.
  4. Uji dengan satu dokumen kecil: buat dari akun pelaksana, pastikan stok dan jurnalnya belum terbentuk, lalu setujui dari akun penyetuju dan pastikan keduanya muncul.
  5. Kalau butuh batas nilai berjenjang, baru siapkan Aturan Persetujuan Bertingkat.

Jenis Dokumen yang Didukung

Tujuh belas layar persetujuan, dikelompokkan menurut apa yang mereka pengaruhi:

Kelompok Dokumen
Jurnal Input Jurnal, Jurnal Pendapatan, Jurnal Biaya
Persediaan Pemindahan Persediaan, Persediaan Masuk, Persediaan Keluar, Penyesuaian Persediaan, Perakitan Barang, Pemecahan Barang
Penjualan Penjualan, Retur Penjualan, Penerimaan Piutang, Penyesuaian Piutang
Pembelian Pembelian, Retur Pembelian, Pembayaran Utang, Penyesuaian Utang
Persetujuan untuk Jurnal dan Pemindahan Persediaan sudah termasuk sejak dulu tanpa biaya tambahan. Selebihnya, berikut Kotak Persetujuan, persetujuan bertingkat, dan badge di menu, adalah bagian addon Alur Persetujuan.

Yang Belum Ada