Perakitan Barang
Menggabungkan beberapa produk menjadi satu produk lain: parcel, hampers, paket bundling, atau set yang punya barcode dan harga sendiri. Bahannya keluar dari stok, hasil rakitannya masuk ke stok, dan harga pokok hasil dihitung sendiri dari nilai bahannya.
Kapan Form Ini Dipakai
- Merangkai parcel atau hampers dari beberapa barang jadi yang masing-masing juga dijual terpisah.
- Membuat paket bundling yang dicatat sebagai produk sendiri karena punya barcode, harga jual, dan stok sendiri.
- Menyatukan komponen menjadi satu set yang dijual utuh - misalnya set peralatan, set seragam, atau kardus isi campuran.
- Bukan pengganti modul Produksi: tidak ada BOM, work center, operasi, maupun tahap status di sini. Kalau perakitannya berulang dengan resep tetap, upah kerja, dan tahapan, pakai Order Produksi.
Kapan Form Ini TIDAK Diperlukan
Satu kasus paling sering disalahpahami, dan memakai form ini di situ justru membuat stok kacau:
- Beli satuan besar, jual satuan kecil - beli per karung, jual per kilogram; beli per dus, jual per pcs. Selama kodenya sama, itu sudah selesai lewat multi-satuan di master Produk: isi satuan (1 dus = 12 pcs) yang mengubah stok, dan tidak ada dokumen apa pun yang perlu dibuat.
- Perakitan baru diperlukan kalau hasilnya produk lain - kode/barcode, harga jual, dan harga pokok sendiri.
- Kalau ragu: cek master Produk. Hasilnya ada di daftar produk sebagai kode tersendiri? Pakai form ini. Hasilnya cuma satuan lain dari produk yang sama? Jangan pakai form ini.
Memakai form ini untuk kasus multi-satuan berarti stok satu barang tercatat di dua kode produk sekaligus, dan tidak ada laporan yang bisa menyatukannya lagi tanpa membatalkan dokumennya.
Cara Mengisi
- Isi Divisi, Departemen, tanggal dan jam. Nomor dokumen terisi sendiri.
- Isi Hasil Rakitan: produk yang dihasilkan. Daftarnya hanya berisi produk aktif non-jasa yang punya satuan dasar, dan dibatasi kelompok produk yang boleh diakses peran Anda.
- Isi Satuan dan Jumlah hasil rakitan - berapa banyak parcel yang jadi.
- Di tabel Bahan Perakitan, tambahkan tiap bahan beserta satuan dan jumlah yang terpakai untuk seluruh hasil tadi (bukan per satu hasil).
- Simpan. Kolom Harga Beli hasil rakitan terisi sendiri sesudah simpan.
Tombol simpan menolak dokumen yang total jumlah bahannya 0 - parcel tidak bisa jadi tanpa bahan.
Field yang Perlu Diperhatikan
| Field | Yang perlu diperhatikan |
|---|---|
| Divisi, Departemen | Cabang dan gudang tempat stok berpindah. Kedua sisi transaksi selalu di divisi dan departemen yang sama - form ini tidak memindahkan barang antar gudang. Peran yang dikunci ke satu divisi/departemen tidak bisa menggantinya. |
| Faktur | Nomor dokumen, terisi otomatis per divisi bila penomoran aktif. Sumber penomorannya sama dengan form persediaan lain. |
| Tanggal, Jam | Waktu transaksi. Waktu ini menentukan HPP mana yang dipakai dan urutan rata-rata bergerak sesudahnya; jam simpan mengisi sendiri saat dokumen dibuat. |
| Serial Number, Tgl. Kadaluarsa | Hanya tampil bila perusahaan memakai nomor seri. |
| Catatan | Ikut ke baris buku stok dan baris jurnal dokumen ini, dipotong 100 karakter. |
| Hasil Rakitan, Nama | Produk yang dihasilkan. Nama terisi otomatis dan tidak bisa diketik. |
| Satuan, Jumlah | Satuan dan kuantitas hasil rakitan. Stok dicatat dalam satuan dasar (isi satuan x jumlah). |
| Harga Beli (hasil) | Tidak bisa diketik. Diisi server sesudah simpan: jumlah nilai seluruh bahan dibagi jumlah hasil. Satu-satunya cara mengubahnya adalah mengubah bahannya. |
| Bahan Perakitan | Tabel rincian bahan. Tiap baris: produk, satuan, jumlah, Harga Beli per satuan, dan Subtotal. |
| Harga Beli (bahan) | Tidak bisa diketik. Saat memilih produk dan satuan, kolom ini menampilkan HPP terakhir dari buku stok sebagai pratinjau; sesudah simpan server menimpanya dengan HPP rata-rata bergerak pada tanggal dan jam dokumen ini. |
| Subtotal | Jumlah x Harga Beli, dihitung server. |
| Status Persetujuan | Menunggu Persetujuan / Disetujui / Ditolak - hanya berarti bila alur persetujuan aktif untuk dokumen ini. |
Kolom Harga Beli hanya muncul untuk peran yang punya hak Menampilkan Riwayat Harga Beli. Peran tanpa hak itu tetap bisa menyimpan dokumen - nilainya dihitung server seperti biasa.
Dampak Setelah Simpan
- Stok tiap bahan berkurang dan stok hasil rakitan bertambah di departemen itu, pada tanggal dan jam dokumen, dalam satuan dasar.
- Catatan HPP baru dibuat untuk hasil rakitan: nilai totalnya dibagi jumlah hasil, lalu dirata-ratakan bergerak dengan stok lama yang sudah ada.
- Jurnal otomatis: kredit akun persediaan tiap bahan, debet akun persediaan hasil rakitan, dijumlahkan per akun. Kalau semua produknya memakai akun persediaan yang sama - keadaan paling lazim - tidak ada satu pun baris jurnal yang lahir, dan itu benar.
- Nilai transaksi ini selalu netral: tidak ada laba, rugi, atau biaya yang lahir dari memindahkan nilai antar produk. Upah rakit, biaya kemasan, dan susut sengaja belum dijangkau - keduanya menambah nilai dari luar persediaan dan menuntut akun lawan sendiri.
- Tiap simpan ulang menghapus lalu menulis ulang jurnal, buku stok, dan catatan HPP dokumen ini. Dokumen tanpa bahan, tanpa produk hasil, atau berjumlah nol tetap boleh tersimpan tapi tidak memposting apa pun.
- Menyunting atau memundurkan tanggal dokumen lama membuat rantai HPP sesudah tanggal itu dihitung ulang otomatis, jadi rata-rata bergerak transaksi berikutnya tetap benar. Karena itu menyimpan dokumen lama bisa mengubah laba laporan penjualan sesudahnya - itu perbaikan, bukan kerusakan.
- Bila alur persetujuan aktif untuk dokumen ini, stok, HPP, dan jurnal baru berubah sesudah dokumen disetujui. Sebelum disetujui, dokumennya sudah tersimpan tapi belum menyentuh apa pun. Membatalkan persetujuan mencabut ketiganya kembali.
Masalah Umum
- Harga Beli hasil rakitan nol. Bahannya belum pernah punya HPP - belum ada pembelian, Persediaan Masuk, atau saldo awal yang mengisinya. Isi dulu nilai bahannya, lalu simpan ulang dokumen perakitannya.
- Nilai bahan berbeda dari harga belinya kemarin. Yang dipakai HPP rata-rata bergerak pada tanggal dan jam dokumen, bukan harga faktur terakhir.
- Stok bahan jadi minus. Form ini tidak menolak bahan yang stoknya kurang. Periksa Arus Produk untuk gudang itu sebelum merakit dalam jumlah besar.
- Tidak ada jurnal yang terbentuk. Biasanya benar: akun persediaan bahan dan hasil sama. Periksa akun persediaan di kelompok produk masing-masing kalau memang harus berbeda.
- Produk hasil tidak ada di daftar pilihan. Produk jasa, produk nonaktif, produk tanpa satuan dasar, dan produk di luar kelompok produk yang boleh diakses peran Anda tidak muncul.
- Menghapus dokumen. Stok, jurnal, dan catatan HPP-nya ikut hilang, dan rantai HPP produk yang terpengaruh dihitung ulang.
Lokasi Menu
- Produk & Persediaan / Operasional Stok / Perakitan Barang
/form/productassemble